GMN Energy

Instalasi PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya)

 

Untuk melakukan instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Apa saja yang kita butuhkan ?

Sistem dan komponen yang dibutuhkan didalam suatu rancangan PLTS berbeda dari satu dengan yang lainnya, tergantung pendekatan rancang bangun dan penggunaannya. Tetapi untuk sistem PLTS terpusat dan untuk aplikasi "off-grid", pada umumnya terdiri dari beberapa komponen sebagai berikut: Panel Surya (PV), Kontroler, Baterai, Inverter, Penangkap petir, kabel, DC Fuse.

Rancangan sistem dibawah ini adalah untuk keperluan "off-grid" dan konsumsi listrik terbesarnya terjadi dimalam hari.

 http://i28.photobucket.com/albums/c209/Adm_Warung_Energi/ChargingPLTS_zpsfdd5695a.png

Fungsi dari alat-alat tersebut yaitu :

  1. Generator photovoltaik, pada umumnya terdiri dari berbagai susunan seri-paralel modul fotovoltaik (PV Modules), merupakan komponen pokok pada sistem PLTS;
  2. Kontroler (charge controller) merupakan alat untuk mengatur dan mengamankan agar sistem bisa bekerja dengan baik, efisien dan aman terutama untuk mengendalikan catudaya panael surya ke baterai dan pengaturan pemakaian listrik dari baterai. Kontroler harus mampu mengedalikan arus masuk ke baterai agar tidak berlebihan (over-charged), atau membatasi pengambilan energi dari baterai untuk mengindari kekosongan energi di baterai (under-discharged), dan memutus arus kebeban bila terjadi hubung singkat atau baterai mendekati kosong. Beberapa kontroler mampu menjaga daya maksimum dari keluaran panel surya (MPPT);
  3. Baterai (battery) digunakan untuk menyimpan energi listrik apabila terdapat kelebihan daya listrik yang dihasilkan oleh panel surya dan menyalurkan energi dari baterai ke beban pada saat keluaran panel surya lebih kecil dari kebutuhan beban atau pada kondisi malam hari;
  4. Listrik yang dibangkitkan baik oleh panel surya maupun baterai adalah arus searah. Agar listrik dari PLTS dapat digunakan untuk menggerakkan peralatan listrik pada umumnya, seperti: lampu, TV, kulkas dan pompa air, maka peralatan inverter (DC/AC Inverter) perlu dipasang. Fungsi inverter adalah untuk mengubah listrik arus searah menjadi arus bolak-balik yang memenuhi standar kelistrikan di Indonesia
  5. Beberapa peralatan dan komponen pengaman yang diperlukan antara lain; sistem pentanahan dan sekring pengaman baterai (battery fuses)

Silahkan menghubungi kami sekiranya membutuhkan informasi detail untuk memastikan sistem yang paling tepat untuk kebutuhan Anda.

 

Home Renewable Energy Articles Photovoltaic Instalasi PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya)