GMN Energy

Biogas RPH Cakung

Unit biogas di rumah potong hewan (RPH) Cakung berfungsi untuk mengolah limbah cair yang dihasilkan dari sisa pemotongan ternak dan pembersihan RPH, sedemikian rupa sehingga limbah cair tersebut memenuhi batas ambang lingkungan pada saat dibuang melalui sungai atau saluran umum.

Kondisi limbah cair RPH Cakung sebelum diolah adalah sebagai berikut:

  • Produksi Limbah Cair             100 - 200 m3/hari
  • COD Total dari Limbah Cair   6.000 - 8.000 mg/lt
  • COD Limbah Terlarut           1.600 - 2.200 mg/lt

Unit biogas RPH Cakung dapat mendegradasikan COD Total Limbah Cair dengan tingkat efisiensi lebih dari 80%. Sebagai produk samping, unit biogas ini juga menghasilkan energi listrik dan panas sebagai berikut:

  • Produksi gasbio                          220 m3/hari
  • Daya listrik yang dibangkitkan         35 kW
  • Konsumsi gas bio                       15,6 m3/jam
  • Produksi listrik                            495 kWh/hari

Panas buang dari Genset Gasbio dimanfaatkan untuk menghasilkan air panas yang digunakan untuk membersihkan sisa lemak dari pemotongan ternak.

Sumber: BPP Teknologi/TUEV Rheinland

 

 

Biogas

 

Biogas merupakan gas yang terbentuk sebagai hasil fermentasi bahan-bahan organik (seperti: limbah cair industri sawit - POME, limbah pengolahan tapioka, kotoran ternak dan rumah potong hewan) pada lingkungan yang bebas oksigen (anaerobic fermentation).

Kotoran ternak mampu menghasilkan gasbio karena kotoran ternak mempunyai berbagai macam kandungan dan karakteristik unsur senyawa. Dalam proses ini kotoran ternak yang menggalami proses konversi energi sehinga menghasilkan biogas. Unsur yang terkandung pada kotoran ternak secara umum sebagai berikut:

Tabel kandungan unsur hara

Unsur hara pada  kotoran ternak

Nitrogen (N)

Mangan (Mn)

Total P2O5

Besi (Fe)

Kalium (K)

Tembaga (Cu)

Sulfur (S)

Seng (Zn)

Keasaman (pH)

Natrium (Na)

Carbon Organik

Boron (B)

Khlorida (Cl)

C / N Ratio

Kalsium (Ca)

Lemak

Magnesium (Mg)

Protein